Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » “Dunia Berebut Jagung, Indonesia Malah Panen Raya, Ketahanan Pangan Jangan Cuma Jadi Bumbu Nasi Goreng!”

“Dunia Berebut Jagung, Indonesia Malah Panen Raya, Ketahanan Pangan Jangan Cuma Jadi Bumbu Nasi Goreng!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • visibility 1.450
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NETIZEN suka bilang, “Semua bisa jadi konten”, nah, panen raya jagung di OKU Timur ini bukti nyata, dari pejabat sampai petani, semua kompak senyum depan kamera. Baru kemudian kita bisa ingat pepatah jadul “Siapa menanam, dia yang menuai”. Bedanya, sekarang menuaianya bonus, like, share, dan komentar.

Tapi jangan salah, ini bukan panen biasa, bayangkan, di tengah dunia yang lagi heboh urusan pangan, dari harga gandum yang naik kayak harga gorengan di kampus, sampai beras yang kadang lebih mahal dari pulsa, Indonesia justru unjuk gigi “Bro, kita bisa swasembada. Bahkan siap jadi lumbung pangan dunia!”.

Geopolitik dunia sekarang bukan lagi cuma soal minyak dan gas, pangan itu udah kayak “currency kedua”, setelah dolar, coba aja lihat perang Rusia-Ukraina. Orang mikir yang kena dampak cuma harga BBM, padahal harga gandum di Afrika juga ikutan ngibrit.

Nah, Indonesia punya posisi unik, dengan lahan segede gaban dan petani yang tangguh, kita bisa jadi powerhouse pangan dunia. Kalau Uni Emirat Arab punya minyak, Indonesia punya beras, jagung, singkong, plus tahu tempe yang legendaris. Kata orang bule, “food is power”, kalau di kita? “perut kenyang, hati riang, tidur pun tenang”

Jangan kaget kalau tiba-tiba lihat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lagi megang cangkul atau ngeliatin jagung. Netizen bisa langsung bikin meme “Pak Kapolri, siap panen hasil sitaan atau panen jagung nih?”.

Tapi serius, peran Polri di panen raya ini unik banget, biasanya aparat ditugaskan menjaga demo atau sweeping knalpot brong, sekarang jagain harga pangan, bahkan ikut turun ke sawah. Inilah namanya transformasi, dari menjaga lalu lintas, sekarang menjaga logistik pangan. Dari menilang motor, sekarang menanam jagung.

Sumatera Selatan memang berat di isi, ringan di janji, maksudnya, daerah ini bukan cuma janji-janji kosong soal pangan. Fakta di lapangan cetak sawah terbesar, panen jagung ratusan ton, plus didukung 159 kelompok tani. Kalau terus konsisten, Sumsel bisa jadi Texas-nya pangan Asia Tenggara, bedanya, kalau Texas terkenal dengan sapi, Sumsel dengan jagungnya.

Dan jangan lupa, cita-cita besar ini masuk ke Asta Cita Presiden terpilih Prabowo Subianto, Indonesia jadi lumbung pangan dunia 2025. Bayangin, orang luar negeri bukan lagi cari Made in China, tapi cari Harvested in Indonesia.

Lucu juga kalau dipikir-pikir, negara maju yang biasa ngebully negara berkembang, nanti bisa jadi malah ngantri beli jagung sama kita. Mereka nanya. “Do you have corn?”. Kita jawab santai, “Pake bahasa Indonesia aja, Mas. Jagung rebus apa bakar?”

Kalau pangan jadi komoditas strategis, otomatis bargaining power kita naik. Negara-negara yang dulu suka nyuruh-nyuruh bisa jadi kalem karena sadar, tanpa jagung atau beras dari Indonesia, mereka bisa pingsan bareng-bareng.

Tapi hati-hati. Jangan sampai kita semangat panen di acara seremonial, tapi lupa pada petani yang tiap hari ngurusin lahan. Pepatah bilang, “Ayam mati di lumbung padi”, jangan sampai kita kelaparan di negeri yang katanya lumbung pangan dunia.

Program keren ini harus diiringi perbaikan serius, harga gabah jangan anjlok, distribusi jangan ribet, bantuan alsintan jangan berhenti di foto-foto media. Kalau itu beres, baru kita bisa bilang swasembada bukan cuma jargon.

Panen raya jagung di OKU Timur ini bukan sekadar seremoni foto drone rame-rame. Ini simbol bahwa ketahanan pangan dimulai dari desa kecil, dari petani sederhana, dari jagung yang sering dianggap remeh.

Kalau kata pepatah Jawa “Sopo nandur bakal ngundhuh”, siapa yang menanam akan memetik hasilnya. Indonesia sudah menanam komitmen besar lewat program ketahanan pangan, tinggal kita kawal bersama, jangan sampai hasilnya dipetik orang lain.

Jadi, kalau nanti ada orang luar negeri tanya apa kekuatan utama Indonesia? Kita bisa jawab dengan bangga “Bukan cuma bulutangkis dan dangdut koplo, tapi juga jagung dan ketahanan pangan!”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semoga bermanfaat, 2 dongeng ini yang bisa bikin anak ente ngantuk hingga tidur pulas

    Semoga bermanfaat, 2 dongeng ini yang bisa bikin anak ente ngantuk hingga tidur pulas

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.220
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Biasanya anak balita sulit tidur di malam hari, ada beberapa faktor, dan ente pun biasa capek untuk membuat balita ente tidur, di bawah ini penyebabnya, dan mungkin dua dongeng dibawah ini bermanfaat. Faktor penyebab : Kebiasaan tidur siang yang terlalu lama: Jika balita tidur terlalu lama atau terlalu siang, maka ia mungkin tidak […]

  • Kerjasama Strategis antara VRITIMES.com dan teknologi.id dalam Diseminasi Informasi Teknologi

    Kerjasama Strategis antara VRITIMES.com dan teknologi.id dalam Diseminasi Informasi Teknologi

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

    VRITIMES Inc.September 08 2023 Dalam era digital saat ini, akses terhadap informasi teknologi yang akurat dan terbaru menjadi sangat penting. Mengakui kebutuhan ini, VRITIMES.com, salah satu platform berita teknologi terdepan, dengan bangga mengumumkan kerjasama strategisnya dengan teknologi.id, portal berita teknologi yang telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Kerjasama ini tidak hanya sekedar pertukaran konten, tetapi […]

  • Cara Muba Peringati Hari Lingkungan Hidup Se- Dunia

    Cara Muba Peringati Hari Lingkungan Hidup Se- Dunia

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 745
    • 0Komentar

    MASYARAKAT Musi Banyuasin [Muba] dihimbau untuk  tetap memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan, dan kepada masyarakat memulai kegiatan sehari-hari melaksanakan pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) pengurangan penggunaan plastik sekali pakai sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan. Hal itu ditekankan Penjabat Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi saat memperingati  Hari Lingkungan […]

  • Proliga Ajang Hidupkan Olahraga Voli di Desa-Desa

    Proliga Ajang Hidupkan Olahraga Voli di Desa-Desa

    • calendar_month Sabtu, 12 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.330
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Deru, anak bungsunya Ratu Tenny Leriva dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Gubernur Sumsel Herman Deru menyaksikan langsung Pertandingan “VOLI Proliga 2019” antara Surabaya Bhayangkara Samator vs Palembang Bank Sumsel Babel di Gedung Palembang Sport & Convention Center (PSCC), Jumat (11/1/2018) malam. Diwawancarai […]

  • Jaga Kamtibmas, Polres Lubuklinggau Safari Subuh

    Jaga Kamtibmas, Polres Lubuklinggau Safari Subuh

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 722
    • 0Komentar

    MASIH dalam rangka meningkatkan pemeliharaan kamtibmas, jajaran Polres Lubuklinggau terus melaksanakan kegiatan safari subuh. Kali ini Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono bersama Pejabat Utama Polres melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid Jami Hujjatul Islam Kel. Muara Enim Kec. Lubuklinggau Barat 1. Setelah melaksanakan shalat, acara dilanjutkan fokus group diskusi terkait kamtibmas. Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi […]

  • Pelajar MAN 4 Kebumen Tampil Di Dunia Internasional,  Berprestasi Bidang Apa Ya

    Pelajar MAN 4 Kebumen Tampil Di Dunia Internasional, Berprestasi Bidang Apa Ya

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    MAN 4 Kebumen mengukir prestasi di ajang internasional. Tim riset dari madrasah ini meraih medali perunggu Malaysia Internasional Young Scientists Conference and Exhibition (MYSCE) 2021. Tim riset MAN 4 Kebumen terdiri atas Maura Ros Valentina, Alma Sakia Zahro, Letty Latifah, Sri Kuwati dan Maryam Fia Kunanti. Mereka semua saat ini tercatat sebagai siswa kelas XI […]

expand_less
WordPress Archive Prestashop Presta Speed – database / webp / image site optiomization Presto Player Pro - Ultimate Video Player WordPress Plugin Preston | Fruit Company & Organic Farming WordPress Theme Pretty Links Pro Preview Submission in Gravity Forms Price Matrix for WooCommerce Pricepep – WooCommerce Dynamic Pricing, Discounts & Fees Prices By User Role for WooCommerce PriceTuneX – WooCommerce Smart Price Manager Pricing Tables – VC Addon