Agribisnis

Ikan Kecublang Ikut Ramaikan KTNA Muba

KABUPATEN Musi Banyuasin tidak hanya kaya akan sumber daya alam manusia dan sumber daya alam, konsistensi masyarakatnya dalam mengangkat dan menjaga kearifan lokal pun patut diacungi jempol.

Pada pelaksanaan pembukaan Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang akan dihadiri Menteri Pertanian Republik Indonesia, DPR RI yang Berasal dapil 1 Sumsel, Gubernur Sumsel dan 17 Kepala Daerah Sumatera Selatan dan Tamu Undangan lainnya akan dipusatkan di Muba dan pada  24 Juni 2019 nanti ikan khas Bumi Serasan Sekate, yakni ikan Kecublang [Botia]akan dipamerkan pada kegiatan spektakuler tersebut.

“Ya, nantinya peserta Peda KTNA ke-13 di Muba akan dipukau dengan keberadaan Ikan Kecublang [Botia],” ungkap Kadis Perikanan Muba, Abdul Mukohir.

Dijelaskan, keberadaan Ikan Kecublang atau Botia nantinya akan lebih memperkenalkan ikan khas asli Muba.

Ikan Kucublang sendiri merupakan salah satu jenis ikan hias yang memiliki tingkat populeritas cukup tinggi di kalangan penggemar ikan hias. Ikan Botia ini dapat ditemukan di beberapa daerah perairan.

Di habitat aslinya, ikan Botia tinggal di daerah sungai-sungai yang tentunya berarus dan terus mengalir. Karenanya, ketika dipelihara di dalam akuarium diperlukan pula arus buatan agar ikan Kucublang cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Uniknya Ikan ini merupakan jenis ikan hias yang hidup secara berkelompok. Berenang secara bergerombol dan bersamaan adalah salah satu karakter khas yang dimiliki ikan hias jenis ini.

Karakter ikan Kacublang yang tak kalah unik lainnya adalah ketika ikan ini berpura-pura mati dengan memiringkan sebelah badannya layaknya sedang tertidur. Padahal hal tersebut merupakan hal yang wajar dan sering dilakukan oleh ikan Kucublang. Nah, di Muba ternyata memiliki potensi tersebut.

KNTA ke -13 diperkirakan akan dihadiri lebih dari 2.174 peserta mewakili 17 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Sumsel. Berbagai persiapan terus dipantau Pemerintah, terutama kesiapan panitia penyelenggara dan panitia pelaksana, baik dari kecamatan maupun kelurahan.

Sekda Muba Apriyadi, seluruh persiapan harus benar-benar dibahas secara intensif bersama-sama, agar Muba sukses sebagai tuan rumah dan menjadi yang terbaik dalam penyelenggaraan acara paling bergengsi tersebut.

“Saya sudah melihat dan mendengar paparan dari masing-masing OPD terkait. Alhamdulillah 95% saya menyatakan sudah siap, dan saya juga ingatkan jangan sampai ketika tamu atau peserta yang datang mendapatkan pelayanan kurang baik atau kesan yang kurang menyenangkan. Jadi berikanlah mereka pelayanan yang baik,” kata Apriyadi.[**]

 

Penulis : win

Comments

Terpopuler

To Top