Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Drone, Duren & Duren Sawah, Ketika Prabowo Bertani

Drone, Duren & Duren Sawah, Ketika Prabowo Bertani

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
  • visibility 896
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau dulu petani mainan cangkul dan pacul, sekarang eranya drone dan sinyal satelit. Rabu (23/4) kemarin, Pak Presiden Prabowo Subianto mendarat di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, bukan buat mancing belida, tapi buat mancing produksi beras naik satu juta ton. Caranya? Tanam padi pakai drone!

Iya, drone. Alat yang biasanya dipakai anak-anak kekinian buat bikin konten YouTube atau ngejar layangan tetangga, sekarang disulap jadi tukang tebar benih. Kata Pak Prabowo, teknologi ini bisa garap 25 hektare per hari. Bandingkan sama manual yang… yah, baru satu hektare aja udah ngos-ngosan, keringat meleleh kayak iklan es teh di siang bolong.

“Dulu ini rawa, sekarang sawah modern,” kata Pak Presiden, sambil celingukan lihat drone yang terbang manja di atas lahan. Hebatnya, bukan cuma selfie drone, ini drone bisa jadi pahlawan swasembada.

Sistem ini katanya bisa bikin Sumsel naik level dari 3 juta ton jadi 4 juta ton beras per tahun. Kalau lancar, kita bisa nyalip Thailand yang selama ini langganan ekspor beras dunia. Dulu kita minta-minta, sekarang kata Pak Prabowo, “Kita bisa bantu negara lain.” Wah, Indonesia naik kasta dari ‘negara nyari diskonan’ jadi ‘negara cashback-in tetangga’, mantap.

Menteri Pertanian Andi Amran juga nggak mau kalah. Dia bilang tanam serentak ini bakal menjangkau 160 kabupaten. Targetnya 1,3 juta hektare. Kalau kata anak sekarang. “Itu sih bukan tanam padi, itu tanam mimpi nasional!”

Zulkifli Hasan juga nambahin, kalau kondisi kayak gini stabil sampe 2026, Indonesia nggak perlu impor beras lagi. Tinggal bikin stiker “Panen Lokal, Bukan Beras Global.”

Kalau di luar negeri, kita bisa intip Cina yang udah duluan pakai drone pertanian, mereka bahkan udah bisa deteksi hama dari udara, mirip intel pertanian. Tapi Indonesia punya keunikan lahan rawa diubah jadi sawah. Ini bukan cuma tanam padi, ini tanam semangat nasionalisme. Tanam impian, panen kemandirian.

Cuma, PR-nya bukan di teknologi aja, irigasi masih sering dipakai “doa” bukan pipa, banyak petani belum melek drone, apalagi sinyalnya kadang kalah sama sinyal ghibah tetangga.

Jadi, program ini keren, tapi perlu after service. jangan cuma tanam bareng presiden, besoknya petani ditinggal sama drone yang baterainya soak dan sinyalnya nyangkut di tower BTS.

Kalau ini berjalan terus, bukan nggak mungkin profesi. “Petani Digital” bakal nge-tren. Anak muda bisa nyambi nyemprot pupuk pakai aplikasi, sambil ngopi di bawah pohon jambu. Tapi ingat, semodern apa pun teknologi, kalau tak ada tekad, ya cuma jadi tontonan. Seperti drone tanpa remote berpotensi tinggi tapi melayang tanpa arah.

Selamat datang era bertani dari langit. Semoga yang dipanen bukan cuma padi, tapi juga martabat bangsa.[***]/

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari Jumat, Libatkan  Lembaga Pendidikan Islam,  Gubernur Gugah  Pemuda  Sumsel  Cintai Masjid

    Safari Jumat, Libatkan  Lembaga Pendidikan Islam,  Gubernur Gugah  Pemuda  Sumsel  Cintai Masjid

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 941
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru saat ini memang tengah fokus melakukan pembangunan. Tidak hanya infrastruktur seperti jalan dan jembatan, perkembangan rumah ibadah juga tak luput dari perhatian. Hanya saja, gubernur menyebut, pembangunan tersebut tentu tidak akan cukup tanpa adanya pendidikan mental. “Membangun itu tidak cukup hanya fisik saja, tapi juga pendidikan mental harus […]

  • CATATAN PINGGIR : “Perubahan Muba, Saatnya Kata Kerja, Bukan Hanya Kata Benda!”

    CATATAN PINGGIR : “Perubahan Muba, Saatnya Kata Kerja, Bukan Hanya Kata Benda!”

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 776
    • 0Komentar

    DI MUBA, kata “perubahan” sudah sering mampir di telinga warga, mulai dari spanduk, baliho, pidato resmi, sampai obrolan di warung kopi, semua bisa membicarakannya. Masalahnya, kadang “perubahan” itu hanya berhenti di papan reklame, seperti papan menu di rumah makan Padang banyak pilihan, tapi yang keluar dari dapur belum tentu sesuai gambar. Perubahan sejati itu bukan […]

  • Datangi Posko Jokowi-Ma’ruf, Ibu-ibu Ikhlas Jadi Relawan Jokowi

    Datangi Posko Jokowi-Ma’ruf, Ibu-ibu Ikhlas Jadi Relawan Jokowi

    • calendar_month Senin, 8 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.133
    • 0Komentar

    Oleh : Faldy Lonardo SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Semarak Pilpres di Sumsel semakin terasa dengan tampilnya ibu-ibu rumah tangga ke gelanggang kampanye. Hal itu terlihat saat sekelompok ibu mendatangi posko pemenangan Relawan Sumsel Bersatu di kawasan Basuki Rahmat, Kota Palembang. Kedatangan mereka adalah untuk memastikan pasangan Jokowi-Ma’ruf menang di wilayahnya masing-masing. Mereka terlihat antusias mendiskusikan berbagai […]

  • PSSI Anniversary Cup 2018, Bahrain Bungkam Timnas U-23 0-1

    PSSI Anniversary Cup 2018, Bahrain Bungkam Timnas U-23 0-1

    • calendar_month Sabtu, 28 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.137
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Bekasi-  Dalam Laga pertama turnamen PSSI Anniversary Cup 2018, Tim Nasional U-23 tak mampu meraih angka tiga poin setelah di bungkam Bahrain dengan skor tipis 0-1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Jumat (27/4/2018). Bahrain menang lewat gol cepat pada menit ke lima tak lama wasit asal Hong Kong Luk Kin Sun meniup peluit […]

  • Komisi IV DPRD Banyuasin Siap Terima Laporan Sekolah Jual Baju Batik Gratis dari Pemerintah

    Komisi IV DPRD Banyuasin Siap Terima Laporan Sekolah Jual Baju Batik Gratis dari Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.966
    • 0Komentar

    BUPATI PEMKAB Kab.Banyuasin melalui Dinas Pendidikan tengah gencar -gencarnya membagikan bantuan pakaian seragam batik dan buku gratis di seluruh sekolah di Banyuasin. Pakaian seragam batik tersebut diberikan, khusus kelas I satu Sekolah Dasar (SD) dan Menengah Pertama (SMP). Pembagian buku dan pakaian seragam batik gratis tersebut dibagikan secara merata. Ironisnya ada beberapa sekolah menjual pakaian seragam batik dengan corak yang sama. Pakaian seragam tersebut dijual dengan harga bervariasi, antara Rp 80 ribu hingga Rp100 ribu. “Kalau di sekolah anak saya yang […]

  • OJK : Saat Ini Momentum yang Tetap Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi

    OJK : Saat Ini Momentum yang Tetap Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.149
    • 0Komentar

    OJK melarang lembaga jasa keuangan untuk menggunakan dan memasarkan produk yang tidak memiliki legalitas izin dari otoritas terkait

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Drag & Drop Uploader | Ajax File Upload WooCommerce Drip WooCommerce Dropshipping WooCommerce Dynamic Pricing WooCommerce Dynamic Pricing & Discounts WooCommerce Dynamic Pricing & Discounts with AI WooCommerce Easy Checkout Field Editor, Fees & Discounts WooCommerce Elavon Converge Payment Gateway WooCommerce ELTA Courier Voucher & Label WooCommerce Email Attachments