Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Banjir, Bukan Sekedar Nunggu ‘Kering’, Tapi Butuh Tata Kelola

Banjir, Bukan Sekedar Nunggu ‘Kering’, Tapi Butuh Tata Kelola

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
  • visibility 874
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau kita ngomongin banjir, rasanya tuh kayak nungguin seseorang yang udah janji bakal balik tapi nggak pernah datang. Gimana nggak, tiap musim hujan, air yang kebanyakan itu selalu jadi “tamu tak diundang” yang datang ngacauin rumah orang. Apalagi di Palembang, kota yang terkenal dengan Sungai Musi-nya, eh, malah kebanjiran juga, tuh. Tapi jangan khawatir, karena Gubernur Herman Deru dan Wali Kota Palembang, H Ratu Dewa, udah kayak pahlawan super yang nggak pernah mau kalah sama musim hujan.

Baru-baru ini, keduanya lagi ngelakuin tinjauan langsung ke Stasiun Pengendali Banjir Sungai Bendung di Palembang, yang tempatnya ada di kawasan Jalan Ali Gatmir. Coba bayangin aja, beneran deh, kayak jadi ahli bencana yang harus ngadepin banjir tanpa bisa pawang hujan. Eh, tapi setelah cek lapangan, mereka ngerasa kalau meski alatnya udah oke, retensinya masih “kurang luas” alias masih ada titik-titik yang kebanjiran. Ya, namanya juga masalah kompleks, nggak bisa cuma diselesaikan dengan modal cekrek-cekrek foto terus bilang “selesai”.

Tapi yang bikin ngakak, Pak Herman Deru ngomong gini, “Pak Wali ini udah kerja keras sampe tengah malam, yaudah lah saya bantu juga turun tangan. Kerjaan begini nggak bisa diselesain kalau cuma Pak Wali aja yang kerja.” Nah, bayangin kalau beneran cuma Wali Kota yang kerja, bisa-bisa airnya malah ngacir ke rumah tetangga, kan!

Kalau menurut saya, sih, masalah banjir ini lebih mirip kayak masalah cinta yang ngambek, susah ditangani kalau cuma main perasaan. Gitu deh, semisal di kota lain, kayak Jakarta atau Surabaya, yang udah sering terima tamu “banjir” juga, mereka udah mulai ngerti kalau urusan tata ruang dan tata kelola sungai itu nggak bisa main-main. Bahkan, Jakarta, dengan segala megaproyeknya, sempat bikin proyek “Giant Sea Wall” buat mencegah rob yang udah kayak gelombang cinta yang nggak pernah berhenti.

Rotterdam yang terkenal dengan sistem pengendalian banjir berbasis teknologi canggih dan infrastruktur yang sudah terintegrasi, Palembang harus mengikuti jejak kota-kota ini dalam menyelesaikan masalah banjir. Jakarta, dengan segala proyek besar dan kebijakan penataan ruangnya, pun berupaya mengatasi banjir yang menjadi masalah klasik kota metropolitan ini. Rotterdam, di sisi lain, sudah lama dikenal dengan penggunaan sistem tanggul dan bendungan untuk menahan air pasang laut, serta inovasi-inovasi hijau seperti taman air yang bisa menyerap air hujan. Ini adalah contoh konkret bahwa banjir bukan hanya soal infrastruktur besar, tapi juga soal inovasi dan pengelolaan ruang kota yang cerdas.

Gubernur Herman Deru, yang udah kayak detektif banjir ini, juga nyaranin buat bikin stasiun pengendali banjir baru di daerah Sungai Buah. Lokasinya yang lebih luas ini, diharapkan bisa jadi tempat nahan air yang lebih besar, kayak ngumpulin hati-hati yang lagi kecewa dan butuh penampungan.

Pak Herman, dengan gaya khasnya, bilang, “Pak Wali, tolong dipercepat desainnya, biar nggak terjebak di macetnya ide.” Intinya, memang nggak bisa terburu-buru, tapi kalau nggak diselesaikan, ya, bisa-bisa Palembang jadi kebanjiran cerita yang nggak pernah selesai.

Tapi ya, harus diakui juga, kalau kolam retensi yang ada di Simpang Polda itu, sering kali meluap. Kayak hati yang udah terlalu penuh dengan perasaan. Gak bisa menampung lebih banyak lagi! Makanya, Wali Kota Ratu Dewa ngajukan ide untuk perluasan, supaya bisa menampung lebih banyak lagi. “Bukan cuma retensi air, tapi juga retensi emosi,” mungkin itu yang bisa jadi slogan baru!

Apalagi kalau ngomongin masalah sampah, udah kayak utang yang nggak kunjung dibayar, nggak beres-beres. Sampah yang dibuang ke sungai itu nggak cuma bikin banjir, tapi juga ngerecokin ekosistem yang udah rapih di tata. Jangan sampai Palembang jadi contoh kota yang “banjir” sampah, kan? Hati-hati deh, kalau nggak mau setiap musim hujan jadi kayak kisah cinta lama yang nggak pernah kelar.

Intinya, penanggulangan banjir di Palembang bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, tapi juga soal kesadaran dan kebersamaan. Ini tentang bagaimana kita bisa bekerja sama, mengelola sumber daya dengan bijak, dan tentunya menjaga lingkungan agar tidak menjadi beban di masa depan. Seperti halnya dalam hubungan, kalau cuma satu pihak yang berusaha, ya jangan berharap semuanya akan berjalan lancar. Jadi, mari kita semua bergotong royong, karena banjir yang terus datang ini nggak akan reda hanya dengan menunggu. Kita yang harus beraksi!

Jadi, mari kita semua belajar dari Palembang, jangan cuma nunggu air surut, tapi juga harus “nyelametin” tata kelola dan kesadaran masyarakat. Kalau nggak, ya, bisa-bisa kita semua terjebak dalam banjir keluhan yang nggak berujung!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Dukung Tilang Elektronik, Ini Akan Untungkan Daerah

    Pemprov Dukung Tilang Elektronik, Ini Akan Untungkan Daerah

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendukung pelaksanaan tilang elektronik karena itu akan menguntungkan daerah. Selain dapat meningkatkan ketertiban berlalu lintas dan berkendara, tilang online ini juga diharapkan dapat mendongkrak penerimaan pajak daerah, kata Gubernur H Herman Deru saat menyaksikan launching nasional Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di 12 provinsi secara virtual dari Gedung Promoter Polda Sumsel di […]

  • Gelar Kuliah Tamu, Fisip UIN Raden Fatah Hadirkan Bupati Kebumen Jateng

    Gelar Kuliah Tamu, Fisip UIN Raden Fatah Hadirkan Bupati Kebumen Jateng

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 707
    • 0Komentar

    FAKULTAS Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang sukses menggelar kuliah tamu dengan tema “Konsep Politik Dalam Pembangunan Daerah” dengan menghadirkan Bupati Kebumen Jawa Tengah H. Arif Sugiyanto, SH Selaku Narasumber. Kegiatan ini dilakukan secara langsung di Auditorium lantai 1 FISIP Rafa Tower. Selasa, (29/03/2022). Kegiatan ini dihadiri […]

  • 2020, PAD Jadi Rp1,5 Triliun, 4 Hal Ini Yang Bakal Dilakukan Pemkot Palembang   

    2020, PAD Jadi Rp1,5 Triliun, 4 Hal Ini Yang Bakal Dilakukan Pemkot Palembang   

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.132
    • 0Komentar

    UNTUK tahun ini realisasinya PAD sudah 60 % dengan target Rp 1,3 triliun dengan demikian harapan Pemkot dengan belajar sistem yang ada ditahun ini akan menjadi pengetahuan  untuk mengoptimalkan PAD. Hal itu disampaikan Kepala BPPD kota Palembang, Sulaiman Amin dalam acara Apresiasi dan Penghargaan Wajib Pajak, di Hotel The Zuri, Kamis (20/11/2019). Menurutnya pada 2020, PAD kota Palembang naik Rp 300 miliar menjadi […]

  • Festival Buah dan Pertanian Unggulan

    Festival Buah dan Pertanian Unggulan

    • calendar_month Sabtu, 12 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Festival buah dan pertanian unggulan untuk kedua kalinya kembali di  gelar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Masyarakat Agribisnis dan Agroindustri Indonesia (MAI) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi Sumsel. Kegiatan tahunan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H  Herman Deru yang juga dihairi Ketua Umum Dewan Pengurus MAI […]

  • Tas Wanita Terlaris Tahun Ini: Penampilan yang Tidak Boleh Dilewatkan

    Tas Wanita Terlaris Tahun Ini: Penampilan yang Tidak Boleh Dilewatkan

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.318
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id [vritimes] : Ide tas wanita yang mungkin cocok untuk kamu miliki sebagai salah satu koleksimu   Dalam dunia fashion, aksesori memiliki peran penting dalam menunjang penampilan. Di antara berbagai macam aksesori, tas wanita menjadi salah satu item yang paling diperhatikan dan dicari-cari. Berikut ide tas wanita terlaris tahun ini yang tidak hanya memberikan fungsi praktis, tetapi […]

  • ‘Sanjo’

    ‘Sanjo’

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    HARI ke dua open house Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah di rumah dinas Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, Kamis (6/6) ramai dihadiri bupati dan walikota se Sumsel. Para kepala daerah ini datang lengkap beserta unsur Muspida untuk mengucapkan selamat Idul Fitri kepada Wagub dan keluarga besarnya. Open house ini dibuka dengan kedatangan bupati Musirawas H. […]

expand_less
WordPress Archive Eremia – Ajax Portfolio WordPress Theme ERGO – Bike & Cycling WooCommerce Elementor Template Kit Ernest – Creative Portfolio WordPress Theme ERPGo – All In One Business ERP With Project, Account, HRM, CRM & POS Erplayer | Radio Player for Elementor Errin – Personal Blog & Magazine Revolutionary WordPress Theme Errin - Personal Blog & Revolutionary WordPress Theme Erudite – Education & Online Course Elementor Template Kit Erup – Business Elementor Template Kit Esben – Elegant Fashion Photography WordPress Theme