Minggu, 6 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Pemerintah Terus Galakkan Pertanian Ramah Alam Dengan Agensia Hayati

Pemerintah Terus Galakkan Pertanian Ramah Alam Dengan Agensia Hayati

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
  • visibility 520
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASIL panen yang semakin menurun sebagai akibat dari menurunnya kesuburan tanah dan penggunaan bahan kimia/sintetis yang terus menerus menjadi masalah klasik di dunia pertanian dan itu memang sudah menjadi tradisi bagi petani.

Hal ini tidak terlepas dari kebiasaan para petani dalam penggunaan pupuk dan pestisida berbahan kimia dalam proses budidaya.

Alasan para petani selama ini adalah pupuk dan pestisida berbahan kimia mudah didapat, aplikasinya lebih praktis, hasilnya lebih cepat dilihat.

Dan ditambah lagi dengan rendahnya pengetahuan petani dalam memanfaatkan bahan yang berasal dari alam dan lingkungan sekitar yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk dan pestisida yang tepat dalam budidaya usaha tani.

Hermanto dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) DIY menegaskan bahwa untuk menjaga kesuburan tanah dan kelestarian lingkungan, saat ini petani dituntut untuk meningkatkan produktivitasnya dengan melaksanakan pertanian ramah lingkungan dan cara yang bersahabat dengan alam.

Upaya meningkatkan produktivitas usaha tani yang ramah lingkungan adalah dengan mengurangi polusi atau tercemarnya lingkungan akibat penggunaan bahan kimia yang secara terus menerus dalam waktu lama.

Solusinya adalah dengan memanfaatkan musuh alami dari OPT (organisme pengganggu tanaman) dan penggunaan bahan alam yang ada di sekitar kita dan sifatnya tidak merusak lingkungan.

“Diantaranya dengan membuat agensi hayati,” kata Hermanto saat memberi pengantar pada pelatihan Sosialisasi Agensi Hayati yang ditujukan kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan ) Donomakmur di Padukuhan Suruh, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Kamis (2/6/2022).

Pemanfaatan agensi hayati ini adalah dengan cara memanfaatkan musuh alami dari organisme pengganggu tanaman (OPT) yang menyerang komoditas pertanian yang disebut dengan Agen Pengendali Hayati (APH).

“Disebut pangendali karena organisme tersebut memang harus ada untuk menjaga keseimbangan ekosistem, hanya saja jumlahnya dibatasi. Bukan memberantas yang sifatnya menghabiskan semua organisme yang ada di lingkungan tersebut,” kata Hermanto.

Pelatihan Pemberdayaan Petani dalam Pemasyarakatan Pengendalian Hama Tanaman ini dibagi ke dalam beberapa tahapan kegiatan diantaranya eksplorasi, isolasi, perbanyakan, aplikasi, dan evaluasi.

Eksplorasi adalah mencari, menemukan, dan mengumpulkan bahan yang diperoleh dari alam sekitar misalnya cendawan trikoderma untuk mencegah layu tanaman dan beauveria bassiana sebagai pengendali hama walang sangit.

Kemudian dari bahan tersebut diisolasi atau ditanam pada media PDA (Potato Dextrose Agar) selanjutnya dilakukan perbanyakan menggunakan media yang telah disediakan.

Tahapan berikutnya adalah pengaplikasian APH di lapangan yang kemudian dilakukan evaluasi terhadap efektifitas penggunaan APH tersebut.

Dari hasil perbanyakan tersebut selain bermanfaat untuk pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) di lingkungan pertanian setempat, juga bisa dipergunakan oleh petani di lain daerah.

Riski Pradana dari Balai Proteksi Tanaman Pertanian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY sebagai pemateri juga menyampaikan bahwa selain Agensi Pengedali Hayati /APH nantinya akan dikenalkan.

Juga pembuatan Pestisida Nabati, PGPR (Plant Growth Promoting Rhizotobacteria), Bumbung Konservasi untuk mengembangkan parasitoid sebagai pengendali hama penggerek batang padi, dan pembuatan pupuk organik menggunakan MOL (Mikroorganisme Lokal).

Dengan pelatihan ini diharapakan Gapoktan Donomakmur menjadi pionir dalam penggunaan APH untuk budidaya pertanian.

“Dan mempunyai kesempatan memasarkan hasil pelatihan ini ke pihak lain yang masih terbuka lebar peluangnya karena pertanian organik saat ini sedang naik daun apalagi didukung oleh meningkatnya kesadaran para petani dalam upaya pelestarian lingkungan.” jelas Riski.
InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Tips Perkuat Imun Saat Puasa

    7 Tips Perkuat Imun Saat Puasa

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.224
    • 0Komentar

    BULAN puasa segera tiba, mari kita perkuat imun tubuh dengan menjalankan puasa dengan benar. Tetap untuk menjaga asupan makanan dan minuman yang berkualitas, hindari makanan tinggi lemak saat berbuka puasa dan kurangi konsumsi gula. Perbanyak ibadah dan doa untuk menjaga kondisi mental, serta tetap rutin berolahraga. Dan jangan lupa untuk perbanyak istirahat. Dan jika tiba gilirannya, […]

  • Kuliah Umum di Manado, Menag Ajak Pemuda Muhammadiyah Kolaborasi dalam Dakwah Keumatan dan Kebangsaan

    Kuliah Umum di Manado, Menag Ajak Pemuda Muhammadiyah Kolaborasi dalam Dakwah Keumatan dan Kebangsaan

    • calendar_month Minggu, 4 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 931
    • 0Komentar

    MENTERI Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak Pemuda Muhammadiyah berkolaborasi bersama Kementerian Agama dalam dakwah keumatan dan kebangsaan. Ajakan ini disampaikan Gus Menteri saat menjadi pembicara di Kuliah Umum Literasi Kebangsaan Tanwir I Pemuda Muhammadiyah yang berlangsung di Manado, Sulawesi Utara. Helat ini mengusung tema “Pendidikan Multikultural Dikalangan Generasi Milenial di Era Digital.” Kuliah Umum bersama Gus […]

  • Masih Perlu Peningkatan, Tes Sirkuit Mandalika Sukses

    Masih Perlu Peningkatan, Tes Sirkuit Mandalika Sukses

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    AJANG tes pramusim MotoGP 2022, sukses digelar pada 11-13 Februari 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan dalam waktu dekat ini akan digelar balap motor tingkat internasional tersebut. “Tes pramusim MotoGP secara keseluruhan di Mandalika sukses digelar,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, ketika melakukan diskusi secara […]

  • Sekda Sepakati Teknis JIPP

    Sekda Sepakati Teknis JIPP

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.290
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Sumsel, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama Deutsche Gesellschaft Fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ)/Tranformasi Jerman melakukan Penandatanganan Perjanjian Teknis Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) di Graha Bina Praja (Auditorium) Pemprov Sumsel, Jumat (13/10).

  • Ditjen PHU Umumkan daftar nama Jemaah Haji Khusus yang berhak melunasi biaya haji tahun ini

    Ditjen PHU Umumkan daftar nama Jemaah Haji Khusus yang berhak melunasi biaya haji tahun ini

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.387
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Direktorat Jenderal Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama membuat terobosan dalam operasional haji 1446 H/2025 M. Ditjen PHU mengumumkan daftar nama Jemaah Haji Khusus yang berhak melunasi biaya haji tahun ini. Hal ini ditegaskan oleh Dirjen PHU Hilman Latief dalam rapat daring bersama Staf Khusus Menteri Agama, Sekretaris Ditjen PHU Arfi Hatim, […]

  • Cara Aktifkan Rekening Dormant Bank Sumsel Babel dengan Aman

    Cara Aktifkan Rekening Dormant Bank Sumsel Babel dengan Aman

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.096
    • 0Komentar

    “Rekening Dormant Bukan Kuburan Duit! Bank Sumsel Babel Ajak Nasabah Jangan Jadi Hantu Transaksi” MEDSOS lagi panas, kayak wajan bekas goreng tempe, gegara isu rekening dormant yang katanya bakal diblokir. Jantung para nasabah langsung deg-degan, serasa nonton sinetron horor malam Jumat sambil makan kerupuk basah. Tapi santuy, Bank Sumsel Babel bukan dukun online yang bisa […]

expand_less
WordPress Archive The Plus – Addon for Elementor Page Builder WordPress Plugin The Reporter – Newspaper Editorial WordPress Theme The Restaurant – Restauranteur and Catering One Page Theme The Retailer – Premium WooCommerce Theme The Shop – PWA eCommerce CMS The Spice Lounge – Restaurant / Cafe HTML5 Template The Team Pro – Team Showcase WordPress Plugin The Trial – Law WordPress Theme The Wall – Media Gallery – jQuery Powered The Wavo – Portfolio Showcase WordPress Theme