Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Larangan Mudik Diambil Berdasarkan Berbagai Pertimbangan, Mari Kita Dukung Bersama

Larangan Mudik Diambil Berdasarkan Berbagai Pertimbangan, Mari Kita Dukung Bersama

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
  • visibility 1.015
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KETUA Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo kembali menegaskan terkait ketentuan peniadaan mudik yang telah disampaikan oleh pemerintah. Menurutnya, keputusan peniadaan mudik tersebut diambil melalui berbagai pertimbangan, masukan, dan data-data yang dikumpulkan selama satu tahun terakhir.

Untuk itu, saat menyampaikan keterangan pers bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (03/05/2021), Doni mengingatkan para kepala daerah agar mengikuti arahan pemerintah pusat tersebut.

“Keputusan dilarang mudik ini mohon kiranya narasinya adalah narasi tunggal. Tidak boleh ada pejabat manapun yang berbeda narasinya dari narasi pusat. Ini adalah keputusan politik negara, Kepala Negara adalah Bapak Presiden Jokowi. Mohon sekali lagi, seluruh komponen bangsa untuk betul-betul mengikuti arahan ini,” tegas Doni.

Menurut Doni, keputusan tersebut penting untuk dilaksanakan karena jika dibiarkan seperti tahun lalu, maka akan terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 yang diikuti juga oleh angka kematian. Untuk tahun ini, bahkan setelah Presiden mengumumkan larangan mudik pun masih ada sekitar 7 persen masyarakat yang menyatakan akan tetap melakukan mudik.

“Bahkan sebelum Ramadan pun sudah ada yang kembali ke kampung halaman untuk melakukan berbagai macam aktivitas. Sehingga kalau kita lihat, hampir semua provinsi di pulau Sumatera mengalami kenaikan kasus baik kasus aktif dan juga menurunkan angka kesembuhan, serta meningkat angka kematiannya,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Doni mengimbau para kepala daerah terutama di Sumatera, untuk melakukan evaluasi secepat mungkin. Ia juga meminta para kepala daerah tidak terlambat dalam melakukan pengetatan dan melakukan langkah-langkah pencegahan agar kasus positif tidak melonjak secara eksponensial.

“Jangan sampai terlambat karena ketika terlambat melakukan pengetatan dan melakukan langkah-langkah untuk pencegahan, maka kasus eksponensial ini akan tidak terkontrol seperti yang pernah terjadi di Jakarta pada bulan September dan Oktober tahun lalu. Setelah adanya pengenduran terhadap sejumlah kegiatan liburan, maka RS Wisma Atlet mengalami kepenuhan sehingga terjadi antrean ambulans yang cukup panjang. Pengalaman-pengalaman ini diharapkan betul-betul menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak terulang kembali pada periode yang akan datang,” ungkapnya.

“Kita juga harus belajar dari beberapa negara, khususnya India. Saat ada pelonggaran terhadap kegiatan dan ritual keagamaan dan juga kegiatan budaya serta olahraga yang dikendurkan, maka kasusnya tidak terkontrol. Hari ini rata-rata per hari India mencapai kasus positif lebih dari 400 (ribu) kasus. Ini harus menjadi catatan kita semua bapak ibu sekalian,” tambahnya.

Doni menyebut, larangan mudik dari pemerintah saja tidak akan cukup. Untuk itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk turut mengajak orang tua serta keluarga yang berada di kampung halaman untuk bersabar dan tidak mudik. Menurutnya, bersabar adalah salah satu kunci bagi kesuksesan pengendalian pandemi Covid-19.

“Dengan bersabar, kita bisa menyelamatkan banyak orang, baik diri kita sendiri, keluarga kita, dan juga menyelamatkan bangsa kita. Termasuk juga, mereka yang masih punya keinginan untuk mudik, tolong sekali lagi dikendalikan keinginan tersebut, untuk bersabar, jangan mudik,” ujarnya.

“Sekali lagi, komitmen pemerintah pusat harus didukung oleh seluruh komponen masyarakat. Mari kita bersabar untuk tidak mudik kali ini. Termasuk juga apabila ada yang lolos, maka seluruh daerah sampai tingkat RT RW mohon kiranya bersedia menyiapkan tempat-tempat karantina bagi mereka yang baru tiba dari berbagai daerah,” tandasnya.
Kominfo (***) Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngaku Hilang Mata Pencarian, Ratusan Sopir Truk Angkutan Batubara Demo di Kantor Gubernur

    Ngaku Hilang Mata Pencarian, Ratusan Sopir Truk Angkutan Batubara Demo di Kantor Gubernur

    • calendar_month Rabu, 21 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Ratusan sopir truk angkutan batubara berunjuk rasa di kantor Gubernur Sumsel, mereka mengaku akibat dari pencabutan Pergub No.23 tahun 2012 sudah menghilangkan mata pencariannya. Menurut Koordinator Lapangan (korlap) Arismawan dalam orasinya Peratutan Gubernur Sumsel No.74 tahun 2018 tentang pencabutan peraturan Gubernur Sumsel No. 23 tahun 2012 tentang tata cara pengangkutan batubara melalui […]

  • Milenial Muba Dikasih Wejangan Bahaya Narkoba

    Milenial Muba Dikasih Wejangan Bahaya Narkoba

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.030
    • 0Komentar

    KOMITMEN perberantasan narkoba di Kabupaten Musi Banyuasin terus digencarkan. Kali ini ratusan kaum milenial Muba yang terdiri dari pelajar dan organisasi kepemudaan diberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba. “Narkoba merupakan permasalahan nasional yang kompleks, dampak dan korban dari tahun ke tahun semakin meningkat. Hal itu sangat membahayakan masa depan remaja,” ujar Bupati Muba H Dodi Reza Alex, melalui […]

  • Kurban Jadi Mesin Penggerak UMKM, Apa Betul ?, Simak Yuk!

    Kurban Jadi Mesin Penggerak UMKM, Apa Betul ?, Simak Yuk!

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau ekonomi kreatif dan UMKM itu ditaruh di arena pacuan kuda, mereka bukan cuma kuda tunggangan biasa. Mereka itu seperti kuda Simental seberat satu ton, yang kalau digeber bareng-bareng, bisa menggetarkan ekonomi Palembang sampai ke akar rumput!. Begitulah kira-kira gambaran ketika Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, menerima sapi simental raksasa dari Gerakan […]

  • 2019, Palembang Incar Pendapatan dari Sektor Wisata Halal

    2019, Palembang Incar Pendapatan dari Sektor Wisata Halal

    • calendar_month Kamis, 13 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.558
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang incar pendapatan asli daerah [PAD] dari sektor wisata halal pada tahun depan guna mewujudkan Palembang Emas Darusssalam 2023. Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani mengatakan wisata halal akan menjadi fokus utama pemkot, karena tahun ini  dari sektor pariwisata menyumbang PAD sebesar 25%. “Banyak sekali input – input dari peserta […]

  • Tidak Ada Pemotongan Insentif Tenaga Kesehatan

    Tidak Ada Pemotongan Insentif Tenaga Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.125
    • 0Komentar

    Tidak Ada Pemotongan Insentif Tenaga Kesehatan PEMERINTAH menghargai kerja keras tenaga kesehatan selama penanggulangan pandemi COVID-19 di Indonesia dan menegaskan tidak ada pemotongan insentif bagi tenaga kesehatan yang berjuang dalam penanganan COVID-19. Kementerian Keuangan bersama Kementerian Kesehatan masih melakukandperhitungan detail belanja untuk penanganan COVID-19 sehingga dukungan penanganannya dapat terpenuhi sampai dengan penghujung 2021.[***] covid.go.id

  • Hutan Adat Tebat Benawa Pagar Alam Raih Terbaik I Wana Lestari 2026, Desa Binaan Pusri Buktikan Hutan Bisa Sejahterakan Warga

    Hutan Adat Tebat Benawa Pagar Alam Raih Terbaik I Wana Lestari 2026, Desa Binaan Pusri Buktikan Hutan Bisa Sejahterakan Warga

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Menjaga hutan ternyata bisa berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kehidupan masyarakat. Hal itu terlihat di Desa Tebat Benawa, Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel) setelah Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa meraih Terbaik I Skema Hutan Adat pada Penghargaan Wana Lestari 2026 tingkat nasional. Penghargaan itu menjadi pengakuan atas upaya masyarakat dalam menjaga kelestarian […]

expand_less
WordPress Archive Moyasar for LatePoint (Payments Addon) MP3 Sticky Player WordPress Plugin MP3 Sticky Player WordPress & WooCommerce Plugin Mr. SEO | SEO, Marketing Agency and Social Media Theme Mr. Tailor – eCommerce WordPress Theme for WooCommerce Mr. Tailor – Responsive WooCommerce Theme Mrittik - Architecture Interior Design Theme MStore Pro – Complete React Native template for e-commerce MT Photography – WordPress Theme MTDb – Ultimate Movie&TV Database