Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Warga Ramai Pakai Masker
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 31 menit yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID -Kabut asap kembali menyelimuti Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (25/9/2026). Hingga sekitar tengah hari, kondisi udara di sejumlah kawasan terasa kurang nyaman saat warga beraktivitas di luar ruangan.
Pantauan di lapangan, kepulan asap membuat suasana udara terasa berbeda. Terlebih di ruas jalan yang dipadati kendaraan roda dua, seperti Jalan RE Marthadinata.
Kondisi tersebut cukup terasa ketika pengendara melintas, mayoritas pengendara sepeda motor yang terlihat melintas menggunakan masker sehingga menjadi pemandangan yang cukup menonjol di tengah aktivitas warga yang tetap berjalan seperti biasa.
Kualitas udara dari BMKG memang tak sehat, pada pukul 12.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di titik pemantauan Talang Betutu tercatat mencapai 188,1 µg/m³ dan masuk kategori sangat tidak sehat.
Sementara di titik Musi 2, konsentrasi PM2.5 tercatat 50,8 µg/m³ atau berada dalam kategori sedang. Perbedaan angka menjelaskan kualitas udara dapat berbeda antarwilayah di Palembang.
Kabut asap juga ikut memengaruhi aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.
Jarak pandang di bandara dilaporkan turun hingga sekitar 700 meter membuat salah satu penerbangan rute Jakarta-Palembang tidak dapat melakukan pendaratan dan akhirnya kembali ke bandara keberangkatan.
Penerbangan IU 922 dijadwalkan tiba di Palembang sekitar pukul 09.40 WIB. Namun, karena jarak pandang tidak memenuhi batas untuk pendaratan, pesawat melakukan return to base (RTB) ke Jakarta.
Sementara itu, kondisi di jalan raya masih menunjukkan aktivitas warga berlangsung normal.
Selepas salat Jumat, arus kendaraan roda dua kembali terlihat ramai di sejumlah ruas jalan. Di tengah kondisi udara yang terasa kurang nyaman, para pengendara tetap melanjutkan perjalanan dengan mengenakan masker.
Data BMKG hingga sekitar tengah hari memperlihatkan kualitas udara di salah satu titik pemantauan Palembang masih berada pada kategori sangat tidak sehat.
Kabut asap pun bukan lagi hanya membuat pandangan ke kejauhan tampak samar. Pada Jumat ini, dampaknya sudah terasa dalam aktivitas warga hingga mengganggu operasional penerbangan di Palembang. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
