Peta persaingan media sosial global mendadak bergeser. Aplikasi pendatang baru, UpScrolled, berhasil menduduki peringkat pertama sebagai aplikasi gratis yang paling banyak diunduh di Apple App Store Amerika Serikat per Kamis (30/01). Lonjakan ini terjadi tepat saat TikTok didera isu miring terkait dugaan penyensoran konten yang mengkritik kebijakan imigrasi pemerintahan Trump.
UpScrolled, yang menawarkan fitur video pendek serupa TikTok, melaporkan lonjakan pengguna yang fantastis. Sang pendiri, Issam Hijazi, mengungkapkan bahwa pengguna aplikasi tersebut telah menembus angka 1 juta orang, naik tajam dari hanya 150.000 pengguna beberapa hari sebelumnya.
Eksodus Pengguna Akibat Isu Sensor
Migrasi besar-besaran ini dipicu oleh kekecewaan pengguna terhadap TikTok. Pekan lalu, operasional TikTok di AS resmi berpindah tangan ke entitas baru yang melibatkan Oracle—perusahaan milik Larry Ellison, sekutu dekat Donald Trump.
Pasca akuisisi tersebut, muncul tuduhan bahwa TikTok sengaja menekan (suppress) video-video yang mengkritik razia imigrasi (ICE). Meskipun TikTok berdalih bahwa kegagalan unggahan disebabkan oleh “gangguan listrik di pusat data,” banyak pihak tidak percaya. Senator Demokrat Chris Murphy hingga musisi Billie Eilish secara terbuka menuduh platform tersebut melakukan sensor yang mengancam demokrasi.
Apa Itu UpScrolled?
Diluncurkan pada Juni lalu, UpScrolled memposisikan dirinya sebagai platform “Anti-Sensor.” Sang pendiri, Issam Hijazi—mantan teknisi IBM dan Oracle—membangun aplikasi ini karena keresahannya melihat banyak cerita penting hilang dari linimasa media sosial akibat algoritma yang bias.
Keunggulan yang ditawarkan UpScrolled:
-
Tanpa Shadowban: Menjamin tidak ada pembatasan konten secara diam-diam.
-
Transparansi Algoritma: Tab “Following” disusun secara kronologis tanpa manipulasi. Sementara tab “Discover” murni berdasarkan interaksi (like, comment, share) dengan sentuhan acak agar konten kreator baru punya peluang masuk fyp.
-
Netralitas: Mengklaim tidak memihak agenda politik atau komersial apa pun.
TikTok Kian Terpuruk di App Store
Kontras dengan kesuksesan UpScrolled, peringkat TikTok justru terjun bebas ke posisi 27 di tangga aplikasi gratis Apple. Hubungan antara pemilik baru TikTok dengan pemerintahan Trump menjadi faktor utama yang membuat pengguna merasa tidak nyaman dan mencari alternatif baru yang dianggap lebih “bebas bicara.”
Munculnya UpScrolled membuktikan bahwa di era digital saat ini, kepercayaan pengguna terhadap privasi dan kebebasan berpendapat adalah komoditas yang jauh lebih berharga daripada kecanggihan algoritma semata.